skip to mainskip to atasskip to tengahskip to sidebarskip to sidebar

5 Jenis Minyak ini Sebaiknya Anda Hindari

[lihat.co.id] - Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, Anda memang dianjurkan untuk mengurangi konsumsi minyak goreng. Karena sebagian besar minyak goreng mengandung lemak jenuh yang berpengaruh buruk terhadap tubuh Anda.

Dalam memilih minyak goreng yang tepat Anda harus dapat memastikan minyak tersebut mengandung lemak tak jenuh. Seperti dikutip Boldsky, berikut lima minyak yang sebaiknya Anda hindari:

1.Minyak jagung

[lihat.co.id] - Minyak jagung dianggap tidak sehat untuk digunakan dalam masakan karena memiliki tingkat kalori yang sangat tinggi. 1 sendok makan minyak jagung mengandung sekitar 120 kalori. 

Minyak jagung memang mengandung lemak baik yaitu lemak polyunsaturated, tetapi sayangnya minyak ini juga mengandung lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Selain itu, minyak jagung sering terhidrogenasi parsial atau mengandung bahan pengawet.

2.Minyak dengan bahan pengawet

[lihat.co.id] - Hindari menggunakan minyak yang terhidrogenasi atau di cap sebagai terhidrogenasi parsial karena mengandung lemak trans dalam jumlah yang sangat tinggi. Lemak trans merupakan salah satu penyebab masalah jantung, karena dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan arteri.

3.Minyak Canola

[lihat.co.id] - Minyak Canola juga termasuk dalam daftar minyak goreng yang tidak sehat. Minyak ini berbahaya karena sangat halus. Selain itu, minyak canola juga mengalami banyak proses yang melibatkan suhu tinggi dalam pembuatannya seperti penyulingan dan pemutihan.

4.Minyak kedelai

[lihat.co.id] - Selama ini, minyak kedelai dikenal sebagai minyak yang sehat. Tetapi, hanya jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu. Karena jumlah Omega-6 yang terkandung dalam minyak kedelai, apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan radang internal.

5.Minyak safflower

[lihat.co.id] - Minyak safflower harus dihindari karena dapat mengakibatkan tingkat Omega-3 dan Omega-6 yang tidak seimbang dalam tubuh. Selain itu, Minyak ini juga mengandung inflamasi yang dapat menyebabkan kegemukan.

Related Posts:

No comments: